Diposting oleh
Akbar Firmansyah
Kamis, 06 Oktober 2011
komentar (0)
Siapa yang tidak tahu dengan penyanyi dangdut Ayu Ting Ting alamat palsu ItulahInformasi terkiniyang saat ini sedang buming dengan lagu yang benar benar salah alamat dengan judul Alamat Palsu.Lagu bercengkok dangdut yang dibawakan oleh Ayu Ting Ting disebut-sebut saat ini sedang merajai tangga lagu ring back tone di Indonesia.
Pahlawan dangdut kita ayu tingting ,, kalau teman - teman masih penasaran dengan sekitar biodata penyanyi dangdut ini ..
Biodata Ayu Ting Ting
Nama : Ayu Tingting
Tempat/tgl lahir : Depok, 20 Juni 1990
Profesi : Penyanyi dangdut, presenter, model
Tinggi badan : 160 cm
Berat badan : 45 kg
Prestasi : Bintang sari ayu 2006, Putri Depok 2006, Mojang Depok, Presenter Kuis (ANTV), Album Dangdut (Geol Ajep2)
Album : Dangdut (Rekening Cinta), Goyang Sejati (ANTV), Dangdut Yoo (TPI), Kamera Ria (TVRI), Dangdut Pro (TVRI).
semoga informasi biodata Ayu Ting Ting bisa bermanfaat,, dan memberitahukan kepada semua orang bahwa lagu dangdut bisa masuk Top tangga lagu dan di terima oleh banyak orang terutama di Indonesia.
Diposting oleh
Akbar Firmansyah
Rabu, 13 April 2011
komentar (0)
Akhir - akhir ini banyak sekali artis pendatang baru yang tenar lewat dunia maya,, khususnya youtube .. !! Mungkin itu jalan untuk kita ber'ekspresi sesuai ciri khas kita sendiri ,, bahkan kita bisa jadi artis dadakan dan terkenal .. !!
Banyak contohnya ,, ini adalah sebagian contoh kecil nya .. !!
Yang menirukan artis boliwood kesukaannya (Fans'nya Shah Rukh Khan)!!
saya juga mengutip Hasil Wawancara Dengan Briptu Norman, Penyanyi Lagu India,, dari http://forum.detik.com/hasil-wawancara-dengan-briptu-norman-penyanyi-lagu-india-t251223.html?df9922tpop?nd991103frm !!
TEMPO Interaktif, Jakarta - Anggta Brigade Mobil Kepolisian Daerah Gorontalo Brigadir Satu Norman Kamaro mendadak jadi buah bibir. Namanya melambung ke seantero nusantara berkat video YouTube berjudul 'Polisi Gorontalo Menggila'. Berkat video ini pula, penggemar aktor Bollywood Shahrukh Khan dan Preity Zinta ini belakangan menjadi primadona berita.
Seperti Sinta dan Jojo, dua remaja asal Bandung yang populer berkat menyanyikan lagu Keong Racun versi lip-sync, Norman juga menyanyikan lagu India berjudul Chiyya-Chaiyya dengan cara yang sama.
Menurut Norman, video tersebut direkam sendiri melalui kamera telepon selular. Tujuannya adalah untuk menghibur teman satu piket yang terjerat masalah keluarga. Di video, teman Normon ada di samping dirinya tengah asyik bermain handphone. "Sebagai teman, saya menghibur teman yang lagi stres karena masalah keluarga," ungkap Norman usai menjadi bintang tamu di program televisi Empat Mata, Trans 7, Jakarta Selatan, Kamis, (7/3).
Namun, pemuda asli Gorontalo ini tidak menyangka video tersebut bakal menghebohkan. Bahkan akibat video tersebut, ia mesti berhadapan dengan teguran dari atasan.
Norman mengaku tidak tahu siapa yang mengunggah video tersebut ke situs YouTube. "Sampai sekarang saya juga masih belum tahu," tutur Norman.
Kepada sejumlah wartawan yang menodong wawancara usai menjadi bintang tamu, pemuda kelahiran Gorontalo, 27 November 1985, ini menjawab beberapa pertanyaan seputar heboh video Polisi Gorontalo Menggila itu. Berikut petikan wawancara dengan Norman.
T: Bagaimana perasaanmu setelah video 'Polisi Menggila' meledak?
Norman: Saya tidak menyangka, tapi pastinya senang.
T: Bisa diceritakan kenapa video itu bisa sampai masuk ke YouTube?
Norman: Soal upload, saya enggak tahu. Kalau ambil gambar saya sendiri yang ambil gambar pakai handphone sendiri. Saya lagi piket, ada teman yang stres karena istri. Sebagai teman, saya mau menghibur dia.
T: Kapan mulai tahu video kamu diunggah ke YouTube?
Norman: Waktu itu videonya masih beredar dulu di kawasan Brimob. Nah, pas tugas luar di Pam PLTU (tidak disebutkan PLTU mana), ibu saya memberi tahu kalau ternyata video itu ada di TV. Eh, video kamu, gini-gini
T: Memang suka dengan lagu-lagu India?
Norman: Iya. Sejak kecil saat film india marak di TPI.
T: Karena video ini, Anda sempat mendapat teguran dari atasan, apa isi teguran tersebut?
Norman: Teguran saja, yang intinya tidak boleh mengulangi lagi. Mengingat melakukan hal itu dalam kondisi piket, lepas baret, dan merokok juga. Saya siap menerima sanksi jika bersalah.
T: Ada keinginan jadi artis?
Norman: Darah brimob (polisi) sudah turun temurun di keluarga. Saya mencintai brimob untuk karier dan pekerjaan. Begitu jadi polisi, langsung bertugas di Polda Gorontalo. Masuk tahun 2006.
T: Respons keluarga bagaimana?
Norman: Orang tua senang-senang aja.
T: Ada pengalaman menarik setelah tenar?
Norman: Di kampung banyak yang ingin foto bareng, jadi saya sering lari. Pas di bandara juga banyak yang mengenali.
Diposting oleh
Akbar Firmansyah
Minggu, 10 April 2011
komentar (0)
Sebenarnya ini hal yang paling tidak saya sukai yaitu " menulis " . Tapi itu dahulu sekarang saya melihat ke majuan Zaman ,, saya mengambil kesimpulan "Kalau Kama Mau Maju Kamu Harus Bisa Mengikuti Zaman"
Sebelumnya saya ingin mengenalkan diri saya terlebih dahulu ,, nama saya Akbar Firmansyah biasa di panggil "Akbar" !! hmm .. lahir Di Jakarta pada tanggal 26 September 1988 !! .. Bapak dari palembang dan ibu dari Garut .. !! Yang saya heran saya gak bisa bahasa Palembang atau Garut .. !! tapi saya mengerti kalau ada yang berbicara bahasa Palembang atau Garut .. hee" ... ^_^ mungkin ini akibat dari percampuran antar suku ,, jadi paham setengah - setengah deh .. !!
Di Blog yang saya buat ini .. saya ingin membagi informasi atau pengetahuan buat teman - teman semua .. semoga bisa menjadi manfaat bagi kita semua !!